Pratama-Kreston Tax Research Center
No Result
View All Result
Sabtu, 29 Agustus 2026
  • Konsultasi
  • ESG
  • Insight
    • Buletin
    • In-depth
    • Working Paper
  • Analisis
    • Artikel
    • Opini
    • Infografik
  • Publikasi
    • Buku
    • Jurnal
    • Liputan Media
  • Jasa Kami
    • Annual Report
    • Sustainability Report
    • Assurance Sustainability Report
    • Kajian Kebijakan Fiskal
    • Kajian Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
    • Penyusunan Naskah Akademik
    • Analisis Ekonomi Makro
    • Survei
      • Survei Objek Pajak Daerah
      • Survey Efektivitas Penyuluhan Pajak Daerah
      • Survei Kepuasan Masyarakat
    • Konsultasi Pajak Komprehensif
  • Tentang Kami
    • Kontak Kami
  • ID
Pratama-Kreston Tax Research Center
  • Konsultasi
  • ESG
  • Insight
    • Buletin
    • In-depth
    • Working Paper
  • Analisis
    • Artikel
    • Opini
    • Infografik
  • Publikasi
    • Buku
    • Jurnal
    • Liputan Media
  • Jasa Kami
    • Annual Report
    • Sustainability Report
    • Assurance Sustainability Report
    • Kajian Kebijakan Fiskal
    • Kajian Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
    • Penyusunan Naskah Akademik
    • Analisis Ekonomi Makro
    • Survei
      • Survei Objek Pajak Daerah
      • Survey Efektivitas Penyuluhan Pajak Daerah
      • Survei Kepuasan Masyarakat
    • Konsultasi Pajak Komprehensif
  • Tentang Kami
    • Kontak Kami
  • ID
Pratama-Kreston Tax Research Institute
No Result
View All Result

Transisi dari ISAE 3000 ke ISSA 5000

IsmailbyIsmail
23 Juli 2025
in Artikel, ESG
Reading Time: 2 mins read
133 7
A A
0
Source: Freepik

Source: Freepik

160
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah meningkatnya perhatian global terhadap isu keberlanjutan, pelaporan dan penjaminan (assurance) atas informasi lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) semakin menjadi sorotan. Selama bertahun-tahun, International Standard on Assurance Engagements atau ISAE 3000 telah menjadi acuan utama dalam melakukan assurance terhadap laporan non-keuangan, termasuk laporan keberlanjutan.

Namun, perkembangan kebutuhan pasar, regulasi, serta kompleksitas informasi keberlanjutan mendorong lahirnya standar baru, yaitu ISSA 5000 (International Standard on Sustainability Assurance).

ISSA 5000 hadir sebagai jawaban atas perlunya kerangka kerja assurance yang lebih spesifik, relevan, dan dapat diterapkan secara luas untuk informasi keberlanjutan. Standar ini dirancang oleh International Auditing and Assurance Standards Board (IAASB) sebagai standar global yang dapat digunakan oleh praktisi assurance dari berbagai latar belakang profesi.

Berbeda dengan ISAE 3000 yang bersifat generik dan sering disesuaikan secara ad-hoc untuk laporan keberlanjutan, ISSA 5000 secara eksplisit menyasar konteks ESG dan menyediakan pedoman teknis yang lebih tajam, mulai dari perencanaan hingga pelaporan hasil assurance.

Lantas, apa yang terjadi dengan standar sebelumnya, terutama ISAE 3000 dan ISAE 3410? ISAE 3410, yang selama ini digunakan khusus untuk assurance atas pengungkapan gas rumah kaca (GHG), akan dicabut secara resmi setelah ISSA 5000 berlaku efektif. Hal ini disebabkan oleh penggabungan cakupan GHG ke dalam satu standar keberlanjutan terpadu, yakni ISSA 5000.

Sementara itu, ISAE 3000 tetap akan dipertahankan, namun hanya untuk assurance terhadap informasi non-keberlanjutan. Dengan kata lain, jika objek assurance bukan laporan ESG, ISAE 3000 tetap menjadi rujukan yang bisa digunakan.

Kalimat yang sering muncul dalam dokumen resmi IAASB adalah bahwa ISAE 3000 “will continue for assurance on other types of information that is not sustainability information.” Artinya, meski keberadaannya tidak dihapus, penggunaan ISAE 3000 kini lebih terbatas.

ISAE 3000 akan tetap relevan untuk laporan kepatuhan, sistem manajemen risiko, laporan impact evaluation, dan bentuk lain dari pelaporan non-keberlanjutan yang tetap membutuhkan pengujian oleh pihak ketiga yang independen.

Perubahan tersebut memiliki implikasi besar, baik bagi perusahaan maupun penyedia jasa assurance. Bagi perusahaan yang sudah rutin menerbitkan laporan keberlanjutan atau ESG report, keberadaan ISSA 5000 membuka peluang untuk meningkatkan kredibilitas laporan mereka melalui penjaminan berbasis standar internasional yang terkini.

Sementara itu, bagi penyedia jasa assurance, pemahaman mendalam terhadap transisi ini menjadi nilai tambah yang cukup esensial.

Transisi menuju ISSA 5000 juga menandai pengakuan global bahwa informasi keberlanjutan bukan lagi sebatas pelengkap, melainkan bagian tak terpisahkan dari informasi korporat yang bernilai tinggi.

Perusahaan yang merespons perubahan tersebut secara tepat akan memperoleh kepercayaan lebih dari pemangku kepentingan, baik dari investor, pelanggan, maupun regulator. Di sisi lain, perusahaan yang masih menggunakan standar lama tanpa pembaruan bisa dipersepsikan kurang mengikuti perkembangan dan praktik terbaik.

Keberadaan ISSA 5000 menunjukkan komitmen profesi assurance terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam isu-isu keberlanjutan. Transisi menuju ISSA 5000 menandai fase penting dalam perkembangan praktik assurance global, yang kini lebih selaras dengan tuntutan pemangku kepentingan dan kompleksitas data keberlanjutan.

Pemahaman atas standar ISSA 5000 ini menjadi esensial bagi siapa pun yang terlibat dalam proses penyusunan maupun evaluasi laporan keberlanjutan.

author avatar
Ismail
M
See Full Bio
Tags: ESG ReportingISAE 3000ISSA 5000Jasa AssuranceSustainability Report Assurance
Share64Tweet40Send
Previous Post

Dua Konsultan Pajak PT Pratama Indomitra Konsultan Raih Juara Pertama dan Ketiga Pada Lomba Penyusunan Tax Opinion/Tax Memorandum Tingkat Nasional

Next Post

Tren Implementasi Laporan Keberlanjutan

Ismail

Ismail

M

Related Posts

Sampah
Artikel

Lebih dari Sekadar Laporan, Sustainability Report sebagai Senjata Bisnis Melawan Krisis Sampah dan Greenwashing

28 Agustus 2026
Ilustrasi jual beli motor bekas apakah dikenakan pajak
Analisis

Apakah Jual Motor Bekas Kena Pajak?

28 Agustus 2026
Ilustrasi mengisi SPT
Analisis

Apakah Kerja Sampingan Harus Dilaporkan di SPT?

28 Agustus 2026
PPh 23
Analisis

Memahami Non-Objek Pemotongan PPh Pasal 23

28 Agustus 2026
Ilustrasi membayar pajak
Analisis

Penghasilan dari Luar Negeri Apakah Dikenakan Pajak?

27 Agustus 2026
Pengawasan
Analisis

Pengawasan Wajib Pajak Belum Terdaftar dalam SE-8/PJ/2026

27 Agustus 2026
Next Post

Tren Implementasi Laporan Keberlanjutan

ESG sebagai Strategi Nilai Jangka Panjang

Apakah Sertifikasi ESG Menambah Nilai Perusahaan?

Please login to join discussion

Instansi Anda memerlukan jasa berupa kajian kebijakan fiskal, pajak dan retribusi daerah, penyusunan naskah akademik, ataupun jasa survei?

Atau, Perusahaan Anda membutuhkan pendampingan dalam menyusun Laporan Tahunan (Annual Report) atau Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)?

Konsultasikan kepada ahlinya!

MULAI KONSULTASI

Popular News

  • Jika Suami Tidak Berpenghasilan, Berapa Besarnya PTKP Istri?

    1568 shares
    Share 627 Tweet 392
  • Batas Waktu Pengkreditan Bukti Potong PPh Pasal 23

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Apakah Jasa Angkutan Umum Berplat Kuning Dikenai PPN?

    1021 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Iuran BPJS dikenakan PPh Pasal 21?

    920 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Apakah Pembelian Domain Website dikenakan PPh Pasal 23?

    899 shares
    Share 360 Tweet 225
Copyright © 2026 PT Pratama Indomitra Konsultan

Pratama Institute

Logo Pratama Indomitra
  • Antam Office Tower B Lt 8 Jl. TB Simatupang No. 1 Jakarta Selatan Indonesia 12530
  • Phone : (021) 2963 4945
  • [email protected]
  • pratamaindomitra.co.id

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Konsultasi
  • ESG
  • Insight
    • Buletin
    • In-depth
    • Working Paper
  • Analisis
    • Artikel
    • Opini
    • Infografik
  • Publikasi
    • Buku
    • Jurnal
    • Liputan Media
  • Jasa Kami
    • Annual Report
    • Jasa Sustainability Report
    • Jasa Assurance Sustainability Report
    • Jasa Kajian Kebijakan Fiskal
    • Jasa Kajian Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
    • Jasa Penyusunan Naskah Akademik
    • Jasa Analisis Ekonomi Makro
    • Jasa Survei
    • Konsultasi Pajak Komprehensif
  • Tentang Kami
    • Kontak Kami

© 2025 Pratama Institute - All Rights Reserved.