Pratama-Kreston Tax Research Center
No Result
View All Result
Selasa, 1 September 2026
  • Konsultasi
  • ESG
  • Insight
    • Buletin
    • In-depth
    • Working Paper
  • Analisis
    • Artikel
    • Opini
    • Infografik
  • Publikasi
    • Buku
    • Jurnal
    • Liputan Media
  • Jasa Kami
    • Annual Report
    • Sustainability Report
    • Assurance Sustainability Report
    • Kajian Kebijakan Fiskal
    • Kajian Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
    • Penyusunan Naskah Akademik
    • Analisis Ekonomi Makro
    • Survei
      • Survei Objek Pajak Daerah
      • Survey Efektivitas Penyuluhan Pajak Daerah
      • Survei Kepuasan Masyarakat
    • Konsultasi Pajak Komprehensif
  • Tentang Kami
    • Kontak Kami
  • ID
Pratama-Kreston Tax Research Center
  • Konsultasi
  • ESG
  • Insight
    • Buletin
    • In-depth
    • Working Paper
  • Analisis
    • Artikel
    • Opini
    • Infografik
  • Publikasi
    • Buku
    • Jurnal
    • Liputan Media
  • Jasa Kami
    • Annual Report
    • Sustainability Report
    • Assurance Sustainability Report
    • Kajian Kebijakan Fiskal
    • Kajian Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
    • Penyusunan Naskah Akademik
    • Analisis Ekonomi Makro
    • Survei
      • Survei Objek Pajak Daerah
      • Survey Efektivitas Penyuluhan Pajak Daerah
      • Survei Kepuasan Masyarakat
    • Konsultasi Pajak Komprehensif
  • Tentang Kami
    • Kontak Kami
  • ID
Pratama-Kreston Tax Research Institute
No Result
View All Result

SPK dan ISSA 5000 Memperkuat Kredibilitas Informasi Keberlanjutan

Intan PratiwibyIntan Pratiwi
1 September 2026
in Artikel, ESG
Reading Time: 3 mins read
124 9
A A
0
Person typing on a keyboard with translucent holographic documents and checkmark icons floating above the desk.
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Meningkatnya perhatian terhadap isu keberlanjutan mendorong perusahaan untuk semakin terbuka dalam menyampaikan informasi lingkungan, sosial, dan tata kelola. Namun, peningkatan pengungkapan tersebut juga membawa tantangan baru. Informasi keberlanjutan tidak cukup hanya tersedia, tetapi perlu disusun secara relevan, dapat dibandingkan, dan memiliki tingkat keandalan yang memadai.

Salah satu risiko yang perlu menjadi perhatian adalah greenwashing, yaitu ketika informasi atau klaim keberlanjutan memberikan gambaran yang lebih positif dibandingkan kondisi yang sebenarnya. Risiko ini semakin penting karena informasi keberlanjutan kini dapat memengaruhi persepsi pemangku kepentingan, keputusan investor, hingga arah alokasi modal.

Dalam konteks inilah Standar Pengungkapan Keberlanjutan (SPK), termasuk PSPK 1 dan PSPK 2, serta International Standard on Sustainability Assurance (ISSA) 5000 memiliki peran penting dalam membangun ekosistem informasi keberlanjutan yang lebih kredibel sekaligus mengurangi risiko greenwashing.

SPK dan ISSA 5000

Standar Pengungkapan Keberlanjutan SPK yang efektif 1 Januari 2027
Standar Pengungkapan Keberlanjutan SPK efektif per 1 Januari 2027

Standar Pengungkapan Keberlanjutan memberikan kerangka bagi entitas dalam menyampaikan informasi keberlanjutan yang relevan bagi pengguna laporan. Di Indonesia, SPK mencakup PSPK 1 tentang Persyaratan Umum Pengungkapan Informasi Keuangan terkait Keberlanjutan dan PSPK 2 tentang Pengungkapan terkait Iklim.

Kehadiran standar tersebut mendorong perusahaan untuk tidak berhenti pada penyampaian narasi mengenai program atau aktivitas keberlanjutan. Informasi yang disampaikan perlu semakin terhubung dengan risiko dan peluang keberlanjutan yang dapat memengaruhi prospek perusahaan. Pendekatan ini penting karena klaim keberlanjutan yang tidak didukung data, metodologi, dan penjelasan yang memadai dapat meningkatkan risiko informasi yang menyesatkan.

Namun, standar pengungkapan saja belum sepenuhnya menjawab persoalan kredibilitas informasi. Setelah perusahaan menyusun dan mengungkapkan informasi keberlanjutan, diperlukan mekanisme yang dapat meningkatkan keyakinan pemangku kepentingan terhadap keandalan informasi tersebut. Dalam konteks ini, sustainability assurance memiliki peran penting dalam memperkuat kredibilitas informasi keberlanjutan yang disampaikan perusahaan.

Di sinilah sustainability assurance memiliki peran penting. ISSA 5000, General Requirements for Sustainability Assurance Engagements, menyediakan standar global untuk pelaksanaan penugasan assurance atas informasi keberlanjutan. Standar ini mendukung pelaksanaan assurance yang konsisten dan berkualitas terhadap berbagai jenis informasi keberlanjutan.

Mengurangi Risiko Greenwashing

Hubungan antara SPK/PSPK dan ISSA 5000 menjadi semakin relevan ketika perusahaan menghadapi tuntutan untuk membuktikan kredibilitas klaim keberlanjutannya. SPK/PSPK memberikan kerangka mengenai informasi keberlanjutan yang perlu diungkapkan, sedangkan ISSA 5000 menyediakan kerangka untuk memberikan assurance terhadap informasi tersebut.

Keduanya memiliki fungsi yang berbeda, tetapi saling melengkapi. SPK membantu meningkatkan kualitas pengungkapan, sementara ISSA 5000 membantu meningkatkan kepercayaan terhadap informasi yang diungkapkan. Kombinasi keduanya dapat mempersempit ruang bagi perusahaan untuk menyampaikan klaim keberlanjutan tanpa dukungan data dan bukti yang memadai.

Hal tersebut menjadi penting dalam mengurangi risiko greenwashing. Ketika perusahaan harus menyampaikan informasi berdasarkan standar yang jelas dan informasi tersebut kemudian menjadi objek assurance independen, klaim keberlanjutan menghadapi tingkat pengujian yang lebih tinggi. Proses assurance dapat membantu mengidentifikasi risiko salah saji, ketidakkonsistenan data, kelemahan metodologi, maupun klaim yang tidak didukung bukti yang memadai.

Perkembangan ini juga memperkuat peran profesi akuntan. Kompetensi dalam pengumpulan dan evaluasi bukti, skeptisisme profesional, manajemen mutu, serta kemampuan menghubungkan informasi keuangan dan nonkeuangan menjadi semakin relevan dalam sustainability assurance. Pada saat yang sama, kompleksitas isu keberlanjutan membutuhkan kolaborasi dengan tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu.

Karena itu, tantangannya bukan mempertentangkan akuntan dengan profesi lain, melainkan membangun kolaborasi lintas keahlian dengan standar etika, independensi, kompetensi, dan kualitas yang konsisten.

Membangun Kepercayaan

Pada akhirnya, kualitas pelaporan keberlanjutan tidak dapat hanya diukur dari semakin banyaknya perusahaan yang menerbitkan laporan atau semakin lengkapnya indikator yang dicantumkan. Pertanyaan yang lebih penting adalah apakah informasi tersebut dapat dipercaya dan benar-benar berguna dalam pengambilan keputusan.

SPK/PSPK membantu membangun fondasi pengungkapan yang lebih terstruktur, sementara ISSA 5000 memperkuat mekanisme assurance terhadap informasi keberlanjutan. Keduanya menjadi bagian penting dalam meningkatkan transparansi sekaligus mengurangi risiko greenwashing.

Bagi perusahaan, perkembangan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan perlu bergerak dari sekadar pemenuhan checklist menuju penguatan sistem data, tata kelola, pengendalian internal, dan kualitas informasi. Sementara bagi investor dan pemangku kepentingan lainnya, informasi keberlanjutan yang kredibel memberikan dasar yang lebih kuat dalam menilai risiko, peluang, dan prospek perusahaan.

Dengan demikian, sustainability assurance bukan sekadar tahapan pemeriksaan di akhir proses pelaporan. SPK/PSPK dan ISSA 5000 menjadi bagian dari infrastruktur kepercayaan yang membantu memastikan bahwa informasi keberlanjutan memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus memperkuat perlindungan terhadap risiko greenwashing.

author avatar
Intan Pratiwi
See Full Bio
Tags: ESGGreenwashingISSA 5000Laporan KeberlanjutanPelaporan keberlanjutanSPKStandar Pengungkapan KeberlanjutanSustainability Assurance
Share61Tweet38Send
Previous Post

Karyawan Bukan Lagi Kuasa Pajak? Memahami PMK 44/2026

Intan Pratiwi

Intan Pratiwi

Related Posts

Kuasa
Analisis

Karyawan Bukan Lagi Kuasa Pajak? Memahami PMK 44/2026

1 September 2026
Ilustrasi Menabung
Analisis

Menabung di Bank Apakah Kena Pajak?

31 Agustus 2026
Sustainability Report
Artikel

Perkembangan Regulasi Sustainability Reporting di Indonesia

31 Agustus 2026
Ilustrasi beasiswa
Analisis

Apakah Beasiswa Kena Pajak?

31 Agustus 2026
Sampah
Artikel

Lebih dari Sekadar Laporan, Sustainability Report sebagai Senjata Bisnis Melawan Krisis Sampah dan Greenwashing

28 Agustus 2026
Ilustrasi jual beli motor bekas apakah dikenakan pajak
Analisis

Apakah Jual Motor Bekas Kena Pajak?

28 Agustus 2026

Instansi Anda memerlukan jasa berupa kajian kebijakan fiskal, pajak dan retribusi daerah, penyusunan naskah akademik, ataupun jasa survei?

Atau, Perusahaan Anda membutuhkan pendampingan dalam menyusun Laporan Tahunan (Annual Report) atau Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)?

Konsultasikan kepada ahlinya!

MULAI KONSULTASI

Popular News

  • Jika Suami Tidak Berpenghasilan, Berapa Besarnya PTKP Istri?

    1569 shares
    Share 628 Tweet 392
  • Batas Waktu Pengkreditan Bukti Potong PPh Pasal 23

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Apakah Jasa Angkutan Umum Berplat Kuning Dikenai PPN?

    1021 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Iuran BPJS dikenakan PPh Pasal 21?

    922 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Apakah Pembelian Domain Website dikenakan PPh Pasal 23?

    900 shares
    Share 360 Tweet 225
Copyright © 2026 PT Pratama Indomitra Konsultan

Pratama Institute

Logo Pratama Indomitra
  • Antam Office Tower B Lt 8 Jl. TB Simatupang No. 1 Jakarta Selatan Indonesia 12530
  • Phone : (021) 2963 4945
  • [email protected]
  • pratamaindomitra.co.id

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Konsultasi
  • ESG
  • Insight
    • Buletin
    • In-depth
    • Working Paper
  • Analisis
    • Artikel
    • Opini
    • Infografik
  • Publikasi
    • Buku
    • Jurnal
    • Liputan Media
  • Jasa Kami
    • Annual Report
    • Jasa Sustainability Report
    • Jasa Assurance Sustainability Report
    • Jasa Kajian Kebijakan Fiskal
    • Jasa Kajian Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
    • Jasa Penyusunan Naskah Akademik
    • Jasa Analisis Ekonomi Makro
    • Jasa Survei
    • Konsultasi Pajak Komprehensif
  • Tentang Kami
    • Kontak Kami

© 2025 Pratama Institute - All Rights Reserved.