Pratama-Kreston Tax Research Center
No Result
View All Result
Jumat, 17 Juli 2026
  • Login
  • Register
  • Konsultasi
  • ESG
  • Insight
    • Buletin
    • In-depth
    • Working Paper
  • Analisis
    • Artikel
    • Opini
    • Infografik
  • Publikasi
    • Buku
    • Jurnal
    • Liputan Media
  • Jasa Kami
    • Annual Report
    • Sustainability Report
    • Assurance Sustainability Report
    • Kajian Kebijakan Fiskal
    • Kajian Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
    • Penyusunan Naskah Akademik
    • Analisis Ekonomi Makro
    • Survei
      • Survei Objek Pajak Daerah
      • Survey Efektivitas Penyuluhan Pajak Daerah
      • Survei Kepuasan Masyarakat
    • Konsultasi Pajak Komprehensif
  • Tentang Kami
    • Kontak Kami
  • INDONESIA
Pratama-Kreston Tax Research Center
  • Konsultasi
  • ESG
  • Insight
    • Buletin
    • In-depth
    • Working Paper
  • Analisis
    • Artikel
    • Opini
    • Infografik
  • Publikasi
    • Buku
    • Jurnal
    • Liputan Media
  • Jasa Kami
    • Annual Report
    • Sustainability Report
    • Assurance Sustainability Report
    • Kajian Kebijakan Fiskal
    • Kajian Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
    • Penyusunan Naskah Akademik
    • Analisis Ekonomi Makro
    • Survei
      • Survei Objek Pajak Daerah
      • Survey Efektivitas Penyuluhan Pajak Daerah
      • Survei Kepuasan Masyarakat
    • Konsultasi Pajak Komprehensif
  • Tentang Kami
    • Kontak Kami
  • INDONESIA
Pratama-Kreston Tax Research Institute
No Result
View All Result

Cara Menyusun Annual Report Perusahaan Sesuai Standar POJK

Muhamad Akbar AditamabyMuhamad Akbar Aditama
17 Juli 2026
in Analisis, Artikel
Reading Time: 4 mins read
132 1
A A
0
Annual Report

Sumber : Freepik

152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Laporan Tahunan (Annual Report) merupakan salah satu dokumen penting yang menggambarkan kinerja, kondisi keuangan, tata kelola, serta arah strategis perusahaan selama satu tahun buku. Bagi perusahaan terbuka, Annual Report juga menjadi sarana komunikasi yang memberikan gambaran menyeluruh mengenai pencapaian perusahaan kepada investor, regulator, kreditur, dan pemangku kepentingan lainnya. Melalui laporan ini, para pemangku kepentingan dapat menilai kinerja perusahaan sekaligus memahami strategi yang akan ditempuh pada periode mendatang.

Di Indonesia, penyusunan Annual Report bagi Emiten dan Perusahaan Publik diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik beserta SEOJK Nomor 30/SEOJK.04/2016 mengenai bentuk dan isi Laporan Tahunan. Regulasi tersebut menetapkan informasi minimum yang wajib diungkapkan agar laporan yang diterbitkan memiliki standar yang seragam, transparan, dan dapat diperbandingkan antarperusahaan. OJK menegaskan bahwa Annual Report merupakan bagian penting dari penerapan prinsip keterbukaan informasi (disclosure) dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

Meskipun demikian, menyusun Annual Report bukan sekadar menggabungkan laporan keuangan dan aktivitas perusahaan dalam satu dokumen. Penyusunan laporan tahunan memerlukan koordinasi lintas fungsi, pengelolaan data yang baik, serta penyajian informasi yang mampu menggambarkan kondisi perusahaan secara objektif. Oleh karena itu, perusahaan perlu memahami setiap tahapan penyusunannya agar laporan yang dihasilkan memenuhi ketentuan regulator sekaligus memberikan nilai tambah bagi para pembaca.

Tahapan Penyusunan Annual Report Sesuai POJK

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memahami ketentuan yang berlaku. Selain mengacu pada POJK dan SEOJK mengenai Laporan Tahunan, perusahaan juga perlu memperhatikan regulasi lain yang berkaitan dengan laporan keuangan, tata kelola perusahaan, manajemen risiko, serta ketentuan sektoral apabila bergerak pada industri tertentu. Pemahaman terhadap regulasi sejak awal akan membantu perusahaan menyusun ruang lingkup laporan dan menghindari kekurangan pengungkapan yang berpotensi menjadi temuan regulator.

Setelah ruang lingkup pelaporan ditetapkan, perusahaan dapat mulai menyusun struktur Annual Report. Berdasarkan ketentuan OJK, laporan tahunan umumnya memuat ikhtisar data keuangan penting, laporan Dewan Komisaris, laporan Direksi, profil perusahaan, analisis dan pembahasan manajemen (Management Discussion and Analysis), penerapan tata kelola perusahaan, tanggung jawab sosial dan lingkungan, laporan keuangan yang telah diaudit, serta pernyataan tanggung jawab atas Laporan Tahunan. Struktur yang tersusun sejak awal akan memudahkan pembagian tugas kepada setiap unit kerja yang terlibat dalam proses penyusunan.

Tahapan berikutnya adalah mengumpulkan data dan informasi dari berbagai fungsi dalam perusahaan. Annual Report merupakan dokumen yang mengintegrasikan informasi keuangan dan nonkeuangan sehingga membutuhkan kontribusi dari banyak unit, seperti keuangan, operasional, sumber daya manusia, manajemen risiko, sekretaris perusahaan, kepatuhan, hingga hubungan investor. Koordinasi yang baik antarfungsi menjadi faktor penting agar data yang dihimpun konsisten, akurat, dan sesuai dengan periode pelaporan.

Setelah seluruh data terkumpul, proses penyusunan berlanjut pada penyajian narasi yang menjelaskan kinerja perusahaan secara komprehensif. Informasi yang disampaikan sebaiknya tidak berhenti pada penyajian angka, tetapi juga memberikan penjelasan mengenai faktor yang memengaruhi kinerja perusahaan. Sebagai contoh, apabila perusahaan mencatat pertumbuhan pendapatan selama tahun berjalan, laporan perlu menjelaskan strategi yang mendorong peningkatan tersebut, kondisi industri yang memengaruhi kinerja, tantangan yang dihadapi, serta langkah yang akan ditempuh untuk mempertahankan pertumbuhan pada periode berikutnya. Penyajian seperti ini membantu pembaca memahami konteks di balik setiap pencapaian perusahaan.

Sebelum laporan dipublikasikan, perusahaan perlu melakukan penelaahan secara menyeluruh terhadap seluruh isi Annual Report. Tahap ini bertujuan memastikan bahwa seluruh pengungkapan yang diwajibkan dalam POJK telah dipenuhi, data yang disajikan konsisten dengan laporan keuangan auditan, serta tidak terdapat informasi yang saling bertentangan antarbagian. Selain aspek kepatuhan, proses penelaahan juga mencakup pemeriksaan kualitas narasi, konsistensi penggunaan data, serta kejelasan penyajian grafik, tabel, dan infografis yang digunakan dalam laporan.

Tahap terakhir adalah memperoleh persetujuan dari Direksi dan Dewan Komisaris sesuai mekanisme tata kelola perusahaan. Setelah memperoleh persetujuan, Annual Report dapat dipublikasikan kepada pemegang saham dan masyarakat sesuai dengan ketentuan penyampaian laporan yang ditetapkan oleh OJK dan Bursa Efek Indonesia. Proses tersebut menjadi bentuk pertanggungjawaban perusahaan atas informasi yang disampaikan kepada publik.

Tips Agar Penyusunan Annual Report Lebih Efektif

Penyusunan Annual Report sering kali melibatkan banyak pihak dengan tenggat waktu yang ketat. Oleh karena itu, perusahaan sebaiknya membentuk tim penyusun sejak awal tahun agar setiap unit memahami data dan informasi yang harus dipersiapkan. Perencanaan yang dilakukan lebih awal juga memberikan waktu yang cukup untuk melakukan verifikasi data dan penyempurnaan narasi sebelum laporan memasuki tahap desain.

Penggunaan compliance checklist berdasarkan ketentuan POJK juga dapat membantu memastikan seluruh informasi wajib telah diungkapkan. Daftar periksa tersebut memudahkan tim penyusun dalam melakukan evaluasi sebelum laporan dipublikasikan sekaligus meminimalkan risiko adanya pengungkapan yang terlewat.

Di samping itu, perusahaan perlu menjaga konsistensi antara Annual Report dengan laporan keuangan auditan, paparan publik, maupun informasi yang disampaikan melalui situs web perusahaan. Konsistensi informasi akan meningkatkan kredibilitas laporan sekaligus memperkuat kepercayaan investor dan pemangku kepentingan.

Penyajian informasi juga perlu memperhatikan aspek keterbacaan. Penggunaan grafik, tabel, infografis, dan visualisasi data dapat membantu pembaca memahami informasi yang kompleks secara lebih cepat. Meski demikian, elemen visual sebaiknya digunakan untuk memperjelas informasi, bukan menggantikan substansi laporan. Narasi yang jelas, ringkas, dan didukung data yang akurat tetap menjadi faktor utama dalam menghasilkan Annual Report yang berkualitas.

Pada akhirnya, Annual Report merupakan lebih dari sekadar dokumen kepatuhan. Laporan tahunan menjadi media yang mencerminkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas tata kelola perusahaan. Ketika disusun sesuai standar POJK dan didukung informasi yang akurat, Annual Report dapat memperkuat kepercayaan investor, meningkatkan reputasi perusahaan, serta memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kemampuan perusahaan dalam menciptakan nilai jangka panjang.

author avatar
Muhamad Akbar Aditama
Tax Policy Analyst Pratama-Kreston Tax Research Institute
See Full Bio
Tags: Annual Reportpenyusunan annual reportPOJK No. 29/POJK.04/2016
Share61Tweet38Send
Previous Post

PPh Final atas Penghasilan Jasa Konstruksi

Muhamad Akbar Aditama

Muhamad Akbar Aditama

Tax Policy Analyst Pratama-Kreston Tax Research Institute

Related Posts

Tall yellow construction cranes loom over partially built high-rise buildings in a cityscape against a partly cloudy sky, modern glass towers nearby.
Analisis

PPh Final atas Penghasilan Jasa Konstruksi

16 Juli 2026
Objek PPh Final
Analisis

Objek Penghasilan yang Dikenai PPh Final

16 Juli 2026
Integrasi NIK-NPWP
Analisis

Membangun Peta Aset Nasional untuk Memperkuat Basis Pajak

16 Juli 2026
Pajak JHT
Analisis

Apa Dampak Usulan Pajak JHT 0% bagi Pekerja?

15 Juli 2026
Jar filled with folded dollar bills labeled 'RETIREMENT' against a blue background, symbolizing retirement savings.
Analisis

Mengapa JHT Dikenai Pajak? Memahami Asas Pemajakannya

15 Juli 2026
Ilustrasi kuasa pajak
Analisis

Peran & Tanggung Jawab Kuasa di Bidang Perpajakan dalam PMK No. 44 Tahun 2026

15 Juli 2026

Instansi Anda memerlukan jasa berupa kajian kebijakan fiskal, pajak dan retribusi daerah, penyusunan naskah akademik, ataupun jasa survei?

Atau, Perusahaan Anda membutuhkan pendampingan dalam menyusun Laporan Tahunan (Annual Report) atau Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)?

Konsultasikan kepada ahlinya!

MULAI KONSULTASI

Popular News

  • Jika Suami Tidak Berpenghasilan, Berapa Besarnya PTKP Istri?

    Jika Suami Tidak Berpenghasilan, Berapa Besarnya PTKP Istri?

    1565 shares
    Share 626 Tweet 391
  • Batas Waktu Pengkreditan Bukti Potong PPh Pasal 23

    1135 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Apakah Jasa Angkutan Umum Berplat Kuning Dikenai PPN?

    1017 shares
    Share 407 Tweet 254
  • Iuran BPJS dikenakan PPh Pasal 21?

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Apakah Pembelian Domain Website dikenakan PPh Pasal 23?

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
Copyright © 2025 PT Pratama Indomitra Konsultan

Pratama Institute

Logo Pratama Indomitra
  • Antam Office Tower B Lt 8 Jl. TB Simatupang No. 1 Jakarta Selatan Indonesia 12530
  • Phone : (021) 2963 4945
  • [email protected]
  • pratamaindomitra.co.id

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Konsultasi
  • ESG
  • Insight
    • Buletin
    • In-depth
    • Working Paper
  • Analisis
    • Artikel
    • Opini
    • Infografik
  • Publikasi
    • Buku
    • Jurnal
    • Liputan Media
  • Jasa Kami
    • Annual Report
    • Jasa Sustainability Report
    • Jasa Assurance Sustainability Report
    • Jasa Kajian Kebijakan Fiskal
    • Jasa Kajian Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
    • Jasa Penyusunan Naskah Akademik
    • Jasa Analisis Ekonomi Makro
    • Jasa Survei
    • Konsultasi Pajak Komprehensif
  • Tentang Kami
    • Kontak Kami

© 2025 Pratama Institute - All Rights Reserved.